Sabtu, 29 Maret 2025

Installation & Preparation Windows 11 for Cloud Images (Step 02)

 Ok, Tulisan ini adalah step Kedua dari pembuatan "Cloud Image Windows 11 Desktop"
Pada tulisan ini kita fokus bahas bagaimana cara install windows dengan hardware VirtIO dan Config agar Windows nya menjadi Cloud Images !

Untuk Instalasi sebenerya tidak ada perbedaan dengan instalasi windowsOS pada umum-nya, Hanya ada sedikit perbedaan pada "Add Driver" secara manual & kita perlu Bypass NRO (Network Readiness Operations) agar tidak perlu login ke account Microsoft saat instlasi awal.

Ok, langsung saja kita mulai instalasi nya..
Melanjutkan postingan sebelumnya, Klik "Begin Installation" pastikan booting nya mengarah ke ISO Windows Installer.

Lanjutkan proses hingga tampilan seperti berikut : 

Pada tampilan ini, Windows Installer tidak dapat menemukan Disk  yang akan digunakan untuk di install.
Hal ini terjadi, karena Disk-Bus yang kita gunakan adalah "VirtIO".
Secara default Microsoft tidak memasukan driver untuk "VirtIO".  Sehingga kita perlu melakukan menambahkan secara manual untuk driver "Disk-Bus" nya dengan cara klik "Load Driver"

Pilih CD-ROM yang sudah kita load dengan ISO Driver VirtIO,
Pilih Folder "amd64" kemudian Folder "w11".

Kemudian lanjutkan proses intalasi, hingga kalian melihat tampilan seperti berikut. 

Pada Tampilan ini kita diminta untuk mengaktifkan internet agar dapat login ke account Microsoft, tujuangnya agar Windows dapat sync license dengan akun Microsoft kalian. Pada step ini kita akan bypass agar tidak perlu login!
Ada beberapa alasan kenapa kita perlu bypass step ini.

  • Tidak ada nya driver LAN / Jaringan
  • Agar cloud images tidak terikat pada licensed, dan dapat digunakan oleh publik. License menjadi tanggung jawab masing-masing dari pengguna-nya nanti.

Untuk cara bypass-nya, kita bisa lakukan dengan langkah berikut :

  1. Tekan Shift+F10 untuk membuka Command Prompt
  2. Ketik “oobe\bypassnro”
  3. Tekan Enter.

Kemudian lanjutkan instalasi seperti pada umumnya.
Hingga masuk ke tampilan desktop!


Setelah berhasil masuk ke dalam tampilan Desktop,
Kita akan melakukan beberapa config agar Windows dapat menjadi Cloud Images!


  • Enable user “Administrator” & Delete “Standart User”

Secara default user yang digunakan untuk masuk adalah user yang dibuat saat awal instalasi.
User “Administrator” status nya masih disable, Kita perlu menjadikan “enable” karena akan digunakan oleh cloudbase-init.

                Kita dapat melakukan “enable” melaui “Computer Management” ,
                Klik "Un-Check" pada "Account is Disable". Kemudian "Apply"

                Setelah di enable account tersebut, Log-out dari akun saat ini. 

               Kemudian login ulang menggunakan "Administartor".



                    Buka kembali "Computer Management" dan "Delete" User Sebelumnya.

  • Install VirtIO Driver
Lakukan instalasi driver menggunakan ISO-VirtIO yang sudah kita siapkan pada CD-ROM 02.

Klik Kanan pada “virtio-win-gt-x64”, Kemudian klik Next hingga proses selesai.

  • Disable "Disk Encryption"
Features encrytion ini membuat virtual disk (file .qcow2) tidak dapat di-edit (resize, compress, lainnya) karena status nya terkunci encryption, sehingga kita perlu menjadikan “disable”

Untuk disable features ini, Kita bisa menggunakan Windows Search “Device Encrytion” hingga tampilan seperti di atas. Kemudian klik “Turn off”.


  • Delete "Recovery Partition"

Feature ini membuat “Partition C:” tidak dapat auto-resize / auto extend mengikut ukuran virtual disk saat sudah menjadi cloud instances nanti. Karena adanya “Recovery Partition” di tengah “Partition C:” “unallocated partition”.



Untuk delete partisi ini kita perlu menggunakan “diskpart” melalui “Command Prompt",
Dengan langkah-langkah seperti berikut :

  1. DISKPART > list disk
  2. DISKPART > select disk 0
  3. DISKPART > list partition
  4. DISKPART > select partition 4
  5. DISKPART > delete partition override

Kemudian Re-Claim / Extend Partition C, menggunakan “Disk Management”, 

Klik Kanan pada Partition C: , kemudian klik “Extend Volume”, klik next hingga tampilan seperti di atas.

  • Install Cloudbase-init. & "Run Sysprep"

Pada proses ini, merupakan proses final.
Karena kita akan menjalankan “sysprep” dan menjadikan windows ini menjadi images.

Untuk details, apa itu "Sysprep" :
Sysprep (System Preparation) prepares a Windows client or Windows Server installation for imaging. Sysprep can remove PC-specific information from a Windows installation (generalizing) so it can be installed on different PCs. When you run Sysprep you can configure whether the PC will boot to audit mode or to the Out-of-Box Experience (OOBE). 
https://learn.microsoft.com/en-us/windows-hardware/manufacture/desktop/sysprep--system-preparation--overview

Jalankan aplikasi “Cloudbase-init” yang sudah di-download. 

Klik Next, Kemudian sesuaikan config seperti berikut :


Kemudian beri tanda “check-list” pada kedua “check-box” :


Windows akan menjalankan proses “Sysprep” dan shutdown ketika proses selesai.

Ketiga VM sudah Shutdown / poweroff,
Jangan langsung dihidupkan kembali.
Karena status nya sudah ready untuk dijadikan cloud images.


Pada tahap ini, sebenernya virtual disk files .qcow2 sebenarnya sudah bisa digunakan untuk cloud-images, hanya saja ukuran files .qcow2 nya masih sangat besar.
Sehingga kita perlu me-reduce ukurang files tersebut agar mudah di upload ke layanan cloud.

Untuk cara reduce size dari files .qcow2 nya..  Ada dipostingan selanjutnya!

Bye!
See you later!



Share: