Halo guys, Ridwan heres
Come again with new notes update!
Tulisan kali ini aku mau bahas terkait virtual disk,
Pernah ndak kalian melakukan extend existing virtual disk/volume pada VM kalian ?
Misal kapasitas virtual-disk sebelumnya 20GB, di Re-Size menjadi 50GB.
Contoh cara resize nya :
- Openstack :
$ openstack volume set [Volume-ID] --size [New-Size]
source : https://docs.openstack.org/cinder/rocky/cli/cli-manage-volumes.html#resize-a-volume
- Virtualization :
$ qemu-img resize disk1.qcow2 50G
source : https://www.ibm.com/docs/en/linux-on-systems?topic=commands-qemu-image-command
Kemudian.. Pertanyaan nya.. Setelah berhasil re-size virtual-disk,
Apakah pada sisi VM, partisi di OS langsung bertambah disk totalnya ?
Jawabannya adalah..
TIDAK
Bahkan, pada public cloud sekalipun. Kita perlu tetap melakukan extend file system secara manual..!
- Google Cloud :
https://cloud.google.com/compute/docs/disks/resize-persistent-disk#resize_partitions
- AWS :
https://docs.aws.amazon.com/ebs/latest/userguide/recognize-expanded-volume-linux.html
- Alibaba Cloud
https://www.alibabacloud.com/help/en/ecs/user-guide/step-1-resize-a-disk-to-extend-its-capacit
----
Ok.. Solusinya "Back-to-Basic"
Kita mungkin sudah belajar terlalu jauh, Virtulisasi, Container, Cloud..
Tapi basic "Partition Disk" jangan sampai lupa ya
Pada tulisan ini kita akan menggunakan Cloud Images Linux dengan LVM & Non-LVM.
dan kita menggunakan virtualization engine Qemu.
-
Linux Non-LVM
Pertama kita akan resize virtual-disk .qcow2 nya terlebih dahulu, dengan command berikut :
$ qemu-img resize disk1.qcow2 30G
jika sudah dilakukan resize, turn-on atau nyalakan kembali Virtual Machine menggunakan disk tersebut.
Kemudiah check partisi file system dengan command :
$ df -h
bedakan hasilnya dengan command :
$ fdisk -l
Terlihat pada mount point "/" yang berada pada /dev/vda1 (Virtual Disk A 01)
masih berada pada size 7.8 Gb.
Tetapi pada partisi /dev/vda, sudah memiliki size dengan total 50GB, Sesuai dengan hasil re-size.
Ok.. langsung saja kita resize, partisi tersebut dengan cara yang sangat mudah,
Pertama kita perlu lihat terliebih dahulu format yang digunakan dengan command
$ lsblk -f
Terlihat pada partisi "/dev/vda1" menggunakan "FSTYPE xfs".
Untuk FSTYPE di kasus lain mungkin saja menggunakan ext4, btrfs, lainnya. Caranya bisa saja berbeda.
Lanjut..
Kemudian grow parisi "/dev/vda1" sesuai dengan kapasitas disk total nya, dengan command berikut :
$ xfs_growfs /dev/vda1
Dan.. Selesai !
-
Linux With LVM
Ok.. selanjutnya pada disk yang menggunakan partisi LVM.
Secara konsep sebenernya sama saja, kita harus melakukan grow partisi.
Tapi dalam hal ini yg harus di grow pada size LVM nya dahulu, baru kemudian grow partisi volume nya
Kita punya contoh Linux-LVM, yang sudah di resize disk menjadi 50 GB,
Pada mount point "/" yang berada pada "/dev/mapper/LV-Root" masih memiliki Size total 2.4 GB
Kemudian..
Kita perlu mempelajari config pada LVM di instances tersebut dengan command berikut :
- $ pvs (Physical Volume)
- $ vgs (Volume Group)
- $ lvs (Logical Volume)
Kita lihat partisi "/dev/vda4" digunakan sebagai "Physical Volume".
Tetapi kapasitas pada PV masih tertulis 8.5 GB, Sedangkan Disk nya sudah menjadi 48GB
Kita harus melakukan update size pada PV,
agar sesuai dengan ukuran disk, Gunakan command berikut :
$ pvresize /dev/vda4
Pastikan output pvdisplay sudah sesuai.
Sampai step ini kita sudah berhasil resize ukuran PV,
Selanjutnya, check VG.
Pada VG Total Size sudah 48GB, Tetapi baru digunakan / reservasi oleh LV hanya 8GB.
Kita perlu menambahkan reservasi size dari LV agar menggunakan seluruh ruang dari VG. Gunakan command berikut :
$ lvextend -l +100%FREE /dev/systemVG/LVRoot
Pastikan output lvdisplay sudah sesuai.
Sampai step ini kita sudah berhasil resize ukuran LV.
Selanjutnya..
jika kita lihat secara disk sudah menjadi 48GB, kita hanya melajukan "xfs_growfs".
Gunakan command berikut :
$ xfs_growfs /dev/mapper/systemVG-LVRoot
Dan.. Selesai.
Thank you sudah membaca tulisan ini, Semoga bermanfaat.
Best Regards
Rdw








