Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Februari 2024

Menguji Kecepatan Koneksi Antara Server dan Client dengan iPerf3

Halo Guys.. Pernah kalian melakukan Uji Kecepatan Koneksi ?
Bicara mengenai Uji kecepatan koneksi biasanya kita identik dengan menggunakan speedtest yang terkenal di media-media online.  Seperti: Fast.com, Speedtest by Ookla, LibreSpeed, dan lain-lainya

Tapi WebApps di tersebut rasanya hanya untuk mengetest kecepatan dari internet yg kita miliki. Sudah pasti bottle neck nya di gateway ISP yang kita gunakan, tidak mungkin hasil speedtest nya melebihi dari status berlangganan yg kita beli.

Ok, sekarang bagaiman kalau contoh kasus nya kita harus melakukan uji koneksi antara Server dengan Client ?
Solusi yang biasa kita temui seperti melakukan koneksi Peer-to-Peer pakai suatu services seperti SCP, FTP, atau services lainya lalu test mengirim data. Tapi menurutku itu cukup ribet & dan kurat readable laporan nya.


Untung nya ada aplikasi "iperf3" - https://github.com/esnet/iperf

Iperf3 adalah tools untuk mengukur bandwidth dan kecepatan suatu jaringan.
Iperf3 mendukung TCP, UDP, SCTP dan bisa berjalan pada banyak platforms seperti windows, Linux, Android, Mac, dan lainya. Tools ini juga dapat melakukan pengujian koneksi untuk IPv4 & IPv6 bahkan tools ini juga dapat melakukan pengukuran hingga throughput maksimum / "extreme best case".

Cara penggunaan dari tools Iperf3 ini juga cukup mudah, kita cukup install tools ini pada kedua server( Server & Client ) yang akan melakukan test koneksi.

For sample command line usage:
https://fasterdata.es.net/performance-testing/network-troubleshooting-tools/iperf/


Pada Sisi Server :
Kita cukup menjalankan command berikut :

$  iperf3 -s
Gunakan option " -s " untuk menjalankan tools ini sebagai mode server.


Pada Sisi Client :
Kita cukup menjalankan command berikut :

$  iperf3 -c [Alamat-Server]
Gunakan option " -c " untuk menjalankan tools ini sebagai mode client, lalu masukan alamat dari server iperf3.

Setelah menjalankan command di atas pada sisi client, biarkan aplikasi berjalan sampai selesai melakukan pengujian seperti gambar berikut. 

Pengujian koneksi ini bisa jadikan kegiatan untuk validasi metrics dari Prometheus pada Grafana Dashboard, yang kebetulan sekarang saya sedang bermain Grafana.


Melalkukan Test Download/Received dengan rate 100Mb/s, menggunakan command :
$  iperf3 -c [Alamat-Server] -i 1 -t 120 -b 120M


Melalkukan Test Upload/Transmit dengan rate 100Mb/s, menggunakan command :
$  iperf3 -c [Alamat-Server] -i 1 -t 120 -b 120M -R
** penambah command -R untuk reverse package nya


Oiya.. pada sisi server juga kita dapat mengaktifkan autentikasi. Bagaimana tools ini cukup membantu kah ?

Semoga Bermanfaat. 

Share:

Minggu, 12 Agustus 2018

Belajar MTCNA (MikroTik Certified Network Associate)

Halo Guys..
Kali ini saya mau share bahan module yang saya pakai untuk training Mikrotik Dasar.
Semoga slide module ini dapat membantu kawan-kawan untuk lebih memahami & menguasai Mikrotik!

Berikut Module nya dapat dilihat melalu Slideshare :





Keyword :
Belajar Mikrotik
Belajar Mikrotik Indonesia
Belajar MTCNA
Belajar MTCNA Indonesia
Belajar MTCNA Gratis
Download MTCNA Indonesia
Download MTCNA Free
Module MTCNA
Pelatihan MTCNA Gratis
Training MTCNA Gratis
Share:

Rabu, 25 Maret 2015

Nmap

Nmap atau biasa disebut Network Mapper,
adalah sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi untuk melakukan Port Scanning, Aplikasi ini digunakan untuk meng-audit jaringan.
dengan menggunakan tool ini, kita dapat melihat host yang aktif, port yang terbuka, sistem Operasi yang digunanan, dan feature-feature scanning lainnya.
Pada awalnya Nmap hanya bisa berjalan di sistem operasi Linux, Namun dalam perkembangannya sekarang ini, hampir semua sistem operasi bisa menggunakan nya



Tujuan dari postingan ini adalah untuk memperkenalkan penggunaan Command Line Nmap
untuk melakukan scaning dan bagaimana menggunakan Nmap untuk tujuan Ofensif dan Defensif.



penggunaan Nmap sesuai dengan apa yag kita butuhkan. Bila kita menggunakan Nmap untuk melihat port yang terbuka, maka perintahnya akan berbeda dengan perintah bila kita ingin menggunakan Nmap untuk melihat host yang aktif. Bentuk dasar dari perintah Nmap adalah :

Usage : "nmap  <options>  <target>"

Untuk options lainnya, silakan gunakan perintah :

"nmap --help"



Beberapa Contoh command Nmap
1. Scanning sebuat host atau alamat IP (IPv4)
## Scanning Alamat IP tunggal
$ nmap 192.168.1.1

## Nmap scanning nama host ##
nmap server1.domain.com


2. Scan Alamat IP atau beberapa Subnet (IPv4)
nmap [IP] space [IP] space [IP]
Nmap 192.168.1.1 192.168.1.2 192.168.1.3

 ## Bekerja dengan subnet yang sama yaitu 192.168.1.0/24
nmap 192.168.1.1,2,3

anda dapat memindai berbagai alamat IP juga:
nmap 192.168.1.1-20

Anda dapat memindai berbagai alamat IP menggunakan wilcard
nmap 192.168.1.*

Akhirnya, anda memindai seluruh subnet :
nmap 192.168.1.0/24

3. Baca daftar host / jaringan dari file (IPv4)
Pilihan -iL memungkinkan anda untuk membaca daftar sistem target menggunakan file teks.
Hal ini berguna untuk memindai sejumlah besar host / jaringan. Membuat file teks sebagai berikut:
$ cat > /tmp/test.txt

output sampel :
server.domain.com
192.168.1.0/24
192.168.1.1/24
10.1.2.3
localhost

Perintahnya adalah :
nmap -iL /tmp/test.txt

4. Scaning dengan Pengecualian ( Jaringan IPv4)
Ketika memindai sejumlah besar host / jaringan, Anda dapat mengecualikan host dari scan:
$ nmap 192.168.1.0/24 --exlude 192.168.1.15

atau mengecualikan daftar dari file:
nmap -iL /tmp/scanlist.txt --excludefile /tmp/exclude.txt

5. Operationg System Detection
nmap -A [ IP address / host ]
nmap -v -A [ IP address / host ]

6. Cari tahu apakah host / network dilindungi Firewall
nmap -sA [ IP address / host ]

7. Scan host dilindungi oleh Firewall
nmap -PN [ IP address / host ]

8. Scanning IPv6 host / IP address
pilihan memungkinkan IPv6 scanning, Perintahnya adalah:

nmap -6 server.domain.com

9. Scan jaringan, server, perangkat dan proses berjalan.
nmap -sP 192.168.1.0/24

10. Fast Mode
nmap -F [ IP address / host ]

11. Tampilkan keadan port dalam keadaan tertentu
nmap --reason [ IP address / host ]

12. Menampilkan Port Terbuka
nmap --open [ IP address / host ]

13. Menampilkan Packets yang dikirim dan diterima
nmap --packet-trace [ IP address / host ]

14. Menampilkan  host interface and routes
nmap --iflist

15. Scan Port tertentu
  # Scan port 80
nmap -p 80 [ IP address / host ]

 # Scan TCP Port
nmap -p T:80 [ IP address / host ]
                T = berarti TCP Port

 # Scan UDP Port
nmap -p U:53 [ IP address / host ]
                U = Berarti UDP Port
 # Scan ,multiple port
nmap -p 80, 443 [ IP address / host ]

 # scan port range
nmap -p 80-200 [ IP address / host ]
 # scan Combine all options
nmap -p U:53,137, T:21-25,80,139,8080 [ IP address / host ]
nmap -v -sU -sT -p U:53,111,137, T:21-25,80,137,8080 [ IP address / host ]

 # scan all ports with wildcard
nmap -p "*" [ IP address / host ]

 # scan top parts i.e scan $number most common ports
nmap --top-ports 5 [ IP address / host ]
nmap --top-ports 10 [ IP address / host ]

16. The fastest way to scan all your device / computer for open ports ever
nmap -T5 [ IP address / host ]

17. How do I detect remote operationg system
nmap -O [ IP address / host ]
nmap -O --osscan-gues [ IP address / host ]
nmap -v -o --osscan-gues [ IP address / host ]

18. How do I detect remote service / daemon version
nmap -sV [ IP address / host ]

19. Scan a host TCP ACK (PA) and TCP syn (ps) Ping
nmap -PS [ IP address / host ]
nmap -PS 80,21,443, [ IP address / host ]
nmap -PA [ IP address / host ]
nmap -PA 80,21,200,-512 [ IP address / host ]

20. Scan a host using IP protocol ping
nmap -PO [ IP address / host ]

21. Scan a host using UDP ping
TScan ini melewati firewall dan filter yang hanya memeriksa TCP:
nmap -PU [ IP address / host ]

22. Scan paling sering digunakan Port TCP, menggunakan TCP SYN scan
## Stealthy scan
nmap -sS [ IP address / host ]

## Find out the most commonly used TCP port using TCP connect scan
nmap -sT [ IP address / host ]

# Scan TCP port menggunakan TCP ACK Scan
nmap -sA [ IP address / host ]

# Scan TCP port menggunakan TCP Window Scan
nmap -sW [ IP address / host ]

# Scan TCP port menggunakan TCP maimon Scan
nmap -sM [ IP address / host ]

23. UDP Scanning
nmap -sU [ IP address / host ]

24. Scan IP Protocol
nmap -sO [ IP address / host ]

25. Scan celah-celah firewall
## TCP Null scan, Untuk menipu firewall untuk menghasilkan respon
# tidak Mengeset bit ( header flag TCP adalah 0 )
nmap -sN [ IP address / host ]

# TCP Fin Scan untuk memeriksa firewall
nmap -sF [ IP address / host ]

# TCP Xmas scan untuk memeriksa firewall
nmap -sX [ IP address / host ]

26. Scan firewall untuk paket fragmen
Opsi " -f " untuk menggunakan paket IP terfragmentasi kecil. ( PING scan )
idea nya untuk memisahkan TCP header. membuat paket sulit untuk di filter, dan untuk mendekteksi apa yang anda lakukan
nmap -f [ IP address / host ]


28. Scanning dengan MAC Address spoofing
# Spoof your MAC Address
nmap --spoof-mac [MAC Addreas Here] [ Alamat IP Target ]

# mengunakan MAC Address acak
nmap --spoof-mac 0 [ Alamat IP Target ]

options MAC Address Spoofing ini juga bisa di gunakan dengan options lain
nmap -v -sT -PN --spoof-mac [MAC Addreas Here] [ Alamat IP Target ]


Share:

Senin, 20 Januari 2014

Membuat VPN Server di Mikrotik Router


Postingan saya kali ini tentang Mikrotik. Cara Membuat VPN Server di Mikrotik Router,

Apa sih VPN ??
Virtual private network atau disingkat VPN adalah variasi lain dari skema jaringan yang dibangun sebagai jaringan khusus dengan menggunakan jaringan internet umum. Karena menggunakan jaringan internet, sebuah perusahaan yang membuat WAN (Wide Area Network) berbasis VPN ini mampu menjangkau area yang sangat luas dan lintas geografi. VPN menyediakan koneksi poin-to-poin baik kepada kantor cabang maupun kepada seorang karyawan yang sedang bertugas ditempat lain.
jadi kira kira koneksi di bangun itu lebih secure, ada pipa khusus yang dibangun untuk menghubungkan kantor cabang ke rumah misalnya jika mau di remote dari rumah,jadi jika VPN telah bekerja maka seorang yang meremote dari rumah tadi bisa terhubunga dengan network yang di remotenya.Nah jadi seperti itu penjelasan singkatnya



oke, yang pertama login dulu ke Mikrotik via WinBox

Setelah login pada menu sebelah kiri klik PPP. pada menu interface klik tanda Plus (+) . dan pilih PPTP Server, atau lihat pada gambar di bawah



Next,. klik menu Secrets, dan klik tanda Plus (+) .
 untuk masalah IP, terserah tidak ada masalah, untuk lebih jelasnya ikuti gambar di bawah



Kemudian kembali ke menu interface, pada sub menunya pilih PPTP Server, ikuti konfigurasi pada gambar



Ok. Konfigurasi PPTP Server selesai..
sekarang kita buat PPTP Client , agar client bisa terhubung dengan VPN server yg ada di mikrotik.
Konfigurasi nya masih sama di menu PPP, klik sub-menu Interface, kemudian klik tanda Pllus (+) dan pilih PPTP Client.
Jendela baru telah terbuka,Klik Menu "Dial UP". Pada Connect TO di isi dengan IP Public Router kalian agar VPN nya bisa terhubung ke luar,dan isi user name dan password yang telah di setting


Ok,kita selsai membuat VPN server untuk Mikrotik.
Selanjut nya kita test,apakah konfigurasi kita berhasil

Untuk Setting VPN Client di Windows 7 - Dsini
Untuk Setting VPN Client di Windows Xp - Disini


VPN Connected

dan saya telah berhasil terhubung dengan VPN yang baru saja di buat.., dengan kata lain dari ke jahuan ini saya telah terhubung dengan network local router yang telah di setting tadi

Mudah bukan ??
oke,saya Clound,terima kasih

Share:

Instalasi Mikrotik OS


Postingan kali ini, Cara Instalasi Mikrotik OS



Apa sih Mikrotik ??
Mikrotik merupakan perangkat lunak yang diperuntukan untuk Router jaringan komputer
yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan yang mempunyai protokol yang sama.

Oke langsung aja,
1.Pastikan Firts Booting dari CD, yang sudah di burning Mikrotik

2. tunggu sampai tampilan seperti dibawah ini



3.Tekan tombol  "a"  pada keyboard untuk mencentang semua elemen agar diikutkan ke dalam instalasi.

4.Setelah semua dicentang, tekan tombol  "i"  pada keyboard untuk memulai proses instalasi.

5.setelah anda menekan tombol "i" maka akan muncul pertanyaan "Do you want to keep old configuration?" maka pilih atau tekan "N" pada keyboard anda

6.Selanjutnya akan ada pertanyaan "Continue ?", maka tekan tombol "Y" untuk melanjutkan proses.

7.Tunggu beberapa waktu untuk proses creating partition dan formating disk.

8.Setelah proses selesai, keluarkan CD instalasi anda pada CD room kemudian tekan ENTER pada keyboard untuk restart.

9.Setelah restart maka anda akan diminta untuk memasukan user name dan password, maka pada username : admin dan pada password : kosong kan saja.


10.Instalasi sudah selesai, dan selamat anda bisa melakukan instalasi mikrotik.

Mudah bukan ??
oke,Saya Clound, Terima Kasih


Share: